Tahun Baru Masehi dan Hijriyah

Ditulis tanggal 31. Dec, 2009 oleh M. Fauzi Nugraha dalam Islam

Masyarakat muslim di Indonesia (negara dengan pemeluk agama Islam terbanyak di dunia) justru lebih mengenal tahun baru Masehi daripada tahun baru Hijriah. Hal ini sangat wajar dikarenakan sampai saat ini Indonesia adalah negara sekuler bukan negara Islam.

Berikut penulis rangkum sedikit beberapa perbedaan yang ada antara kedua tahun baru tersebut dari beberapa sumber.

  • Tahun Masehi didasarkan pada peredaran matahari. Tarikh tahun Masehi yg dipakai secara internasional sekarang ini ternyata bukan perhitungan tahun Masehi secara murni. Tetapi perhitungan berdasarkan astrologi bangsa Mesopotamia. Tarikh masehi yang sekarang ditetapkan oleh Paus Katolik dan menjadi tradisi umat Kristen se-dunia. Sedangkan tahun Hijriyah didasarkan atas peredaran bulan sehingga sering disebut tahun Qomariyah.
  • Jumlah hari pada tahun Masehi ada 3 yaitu 28, 30, dan 31 hari dan menjadi 4 yaitu 29 hari pada tahun kabisat. Sedangkan jumlah hari pada tahun hijriyah hanya ada 2 yaitu 29 dan 30 hari.
  • Jumlah hari pada tahun Masehi adalah sebanyak 365 ¼ hari. Sedangkan jumlah hari pada tahun Hijriyah adalah sebanyak 354 hari 6 jam 48 menit.
  • Pergantian hari pada tahun Masehi adalah setelah lewat jam 24.00 atau jam 12 malam. Sedangkan pergantian hari pada tahun Hijriyah adalah setelah terbenamnya matahari atau ditandai dengan dikumandangkannya adzan Maghrib.
  • Penghitungan tahun Masehi dimulai dari pertama kali pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ke-7 SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Sedangkan penghitungan tahun Hijriyah dimulai dari hijrahnya Nabi Muhammad saw. dari Mekah ke Madinah sebagai tahun pertama.
  • Penamaan bulan-bulan dalam tahun Masehi adalah semula merupakan nama dewa bangsa Romawi dan angka urutan susunan bulan. Namun kemudian angka urutan susunan bulan diganti dengan nama tokoh pencetus tarikh kalender Masehi. Pada akhirnya nama-nama bulan tersebut telah menjadi tanpa arti. Sedangkan penamaan bulan-bulan dalam tahun Hijriyah disesuaikan dengan keadaan Bangsa Arab jalani saat itu.

Arti Nama Bulan di Tahun Hijriyah

  1. Muharram. Artinya yang diharamkan atau yang menjadi pantangan. Penamaan Muharram karena pada bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Larangan tersebut berlaku sampai pada masa awal Islam. Namun larangan berperang pada bulan itu tidak berlaku lagi sejak turunnya QS Al Baqarah ayat 191.
  2. Shafar. Artinya kosong. Penamaan Shafar karena pada bulan itu semua orang laki-laki Arab dahulu pergi meninggalkan rumah untuk merantau, berniaga, dan berperang, sehingga pemukiman mereka kosong dari orang laki-laki.
  3. Rabi’ul Awal. Berasal dari kata robi (menetap) dan awal (pertama). Maksudnya masa kembalinya kaum laki-laki yang telah meninggalkan rumah atau merantau.
  4. Rabi’ul Akhir. Pada bulan ini masa menetapnya kaum laki-laki untuk terakhir atau penghabisan.
  5. Jumadil Awal. Berasal dari kata jumadi (kering) dan awal (pertama). Penamaan Jumadil Awal karena
    bulan ini merupakan awal musim kemarau dimana mulai terjadi kekeringan.
  6. Jumadil Akhir. Merupakan musim kemarau yang penghabisan.
  7. Rajab. Artinya mulia. Penamaan Rajab karena bangsa Arab tempo dahulu sangat memuliakan bulan ini.
  8. Sya’ban. Artinya berkelompok. Orang-orang Arab pada bulan ini lazimnya berkelompok mencari nafkah.
  9. Ramadhan. Artinya sangat panas. Bulan ini memiliki keutamaan, kesucian, dan keistimewaan.
  10. Syawal. Artinya kebahagiaan. Maksudnya kembalinya manusia ke dalam fitrah (kesucian) karena usai menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan membayar zakat.
  11. Zulqaidah. Berasal dari kata Zul (pemilik) dan Qa’dah (duduk). Penamaan bulan ini karena pada bulan itu meruapakan waktu istirahat bagi kaum laki-laki Arab dahulu.
  12. Zulhijjah. Artinya yang menunaikan ibadah haji. Sebab pada bulan ini umat Islam menunaikan ibadah haji.

Alangkah baiknya sebagai umat muslim kita jangan terjebak pada perilaku kaum kafir dengan memperingati tahun baru Masehi. Jangan sampai pergantian tahun baru tersebut diisi dengan kegiatan yang sia-sia. Cukup dengan bermuhasabah (introspeksi diri), membaca Al Qur’an, melakukan sholat malam atau kegiatan positif lainnya pada pergantian tahun baru Masehi ataupun tahun baru Hijriyah. Pengenalan bulan-bulan Hijriyah tersebut juga dapat dikenalkan pada keluarga terdekat kita yaitu anak-anak kita sendiri insya Allah kelak sehingga mereka sebagai umat muslim tidak melupakan tahun Islam itu sendiri.

Sumber:

  • Buku Pintar Agama Islam Edisi Senior. Syamsul Rijal Hamid. Penerbit Cahaya Salam.
  • eramuslim.com
  • forum.swaramuslim.net

Masyarakat
muslim di Indonesia (negara dengan pemeluk agama Islam terbanyak di dunia)
justru lebih mengenal tahun baru masehi daripada tahun baru hijriah. Hal ini
sangat wajar dikarenakan sampai saat ini Indonesia adalah negara sekuler bukan
negara Islam. Bebeapa hari yang lalu penulis sempat menyimak penjelasan salah
satu ustad tentang perbedaan antara tahun baru hijriyah dan tahun baru masehi.

number of view: 8039

Related Posts

No related posts.

Tags: ,

5 Comments

Enita

31. Dec, 2011

Assalamu’alaikum wr wb….
Saya membutuhkan tulisan ini untuk penjelasan kepada peserta didik saya, jika tidak keberatan mohon bantuan dikirim lewat email saya: cl4r4_thea@yahoo.com.
Terima kasih.
Wass….Enita.

M. Fauzi Nugraha

02. Jan, 2012

@Enita: Wa’alaikumsalam. Sudah dikirim ke email ibu. Semoga bermanfaat.

Abdul Rozak

23. Jan, 2012

Assalaamu’alaikum….
Ustadz…klo diperkenankan saya mau download artikel ini, ato munkin saya bs dikirim ke email saya, rozak_baj@yahoo.co.id
syukron qobalhu….
Wassalaam….

M. Fauzi Nugraha

25. Jan, 2012

Wa’alaikumsalam. Sudah dikirim ke email antum.

IBROHIM

01. Nov, 2012

asslmuakum..wr..wb…pak utk bulam hijriyah yg harinya 29 itu bulan apa pak?kirim email : ibranne.aziz100209@yahoo.com
mksh wassalam…

Leave a reply

Spam protection by WP Captcha-Free