Ketua MUI Sependapat Foto Pra Nikah Haram

Ditulis tanggal 16. Jan, 2010 oleh dalam Islam

Telah dibaca : 9357

Ketua MUI, Cholil Ridwan, seperti dilansir oleh detik.com, menyetujui pendapat yang dikemukakan oleh forum bahtsul masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur ke-12 di Ponpes Lirboyo, Kediri, yang mengharamkan kegiatan fotografi pra nikah atau yang lebih dikenal dengan istilah pre-wedding.

Saya mungkin bukan ahli fiqih yang mempunyai wewenang memberi fatwa, namun, jika memang kita merujuk kembali – dan mau berpikir untuk melaksanakannya, kegiatan foto prewedding dimana foto laki-laki dan peremapuan sebelum nikah seperti suami istri memang haram hukumnya. Bagaimana tidak, dari beberapa kali undangan pernikahan yang saya hadiri, kerap dipajang foto-foto pra nikah di dalam gedung.

Saya awalnya berbaik sangka, mungkin foto itu diambil sesegera setelah akad nikah, namun akal sehat tentu mengatakan, bahwa waktu antara akad nikah dengan resepsi, umumnya hanya berselang 1 hari bahkan ada yang berselang hitungan jam. Jadi, bagaimana mungkin? Tapi sudahlah, saya memang tidak mempunyai hak untuk menilai.

Kembali ke ketua MUI, menurut beliau, seperti halnya pacaran, foto pre wedding sudah seperti budaya dan itu sebenarnya haram. “Karena sudah jadi budaya, sepertinya tidak haram. Namun begitu, Cholil mengaku MUI pusat tidak akan membahas hal itu sepanjang tidak ada permintaan masyarakat ke lembaganya.

Artinya, pengharaman ini tidak berlaku jika tidak ada permintaan masyarakat ke MUI. Hal ini saya tafsirkan dari kalimat beliau:

“Kalau ada lembaga atau pribadi meminta ke MUI agar memberikan fatwa, MUI ada kewajiban menjawabnya. Tapi selama tidak ada permintaan masyarakat, MUI sudah sibuk dengan permintaan (fatwa) yang menumpuk itu.”

Kini, kembali kepada pribadi kita masing-masing dalam menyikapinya. Semoga Allah memberikan petunjuk selalu kepada kita semua.

Share

Tags: , , , ,

One Comment

Nunu

15. Jan, 2010

Saya pernah menghadiri resepsi pernikahan seorang kerabat. Yang dipajang & ditampilikan foto2 akad nikahnya. Padahal akad baru diadakan pagi hari sebelum resepsi. Bagus banget! ga kalah kok dengan foto2 prewedd. Tapi tetap menjaga nilai2 syar’iyyah. Tapi mungkin buat sebagian orang menganggap kurang keren kali ya, kalo di kartu undangan g ada foto calon pengantinnya? repot dehhh!!!

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect. best vpn canada