Martabak Har, Lemak Nian…

Ditulis tanggal 15. Jan, 2010 oleh dr. M. Adi Firmansyah dalam Kuliner

Ini dia makanan yang sangat saya gemari. Salah satu makanan khas Palembang selain mpek-mpek. Sayangnya, tidak semua orang (apalagi yang bukan asli Palembang) yang tahu ataupun suka martabak ini. Termasuk istri saya. Mungkin ndak kurang cocok dengan lidah orang jawa kali ya. Tapi meski begitu, bukan berarti saya sering menyantap lho. Lokasi tempat penjual yang jauh dan harganya juga yang wah, menjadi pertimbangan. Tentunya juga masalah kesehatan karena makanan ini sangat tinggi kalori. :)

Pikiran saya kembali terkenang ketika pertama kali tinggal di Jakarta, yang berarti hampir 13 tahun yang lalu. Awalnya saya tidak tahu, ada tidak yang menjual martabak har. Tapi mungkin dasar jodoh tidak kemana, akhirnya saya tahu juga tempat yang jual. Di daerah Kelapa Gading, di jalan Bulevar dekat mal kelapa gading. Rumah makan Pempek 161 namanya. Waktu itu kaget juga, harganya 10 ribu per porsi. Tapi, subhanallah, memang rasanya mirip sekali dengan martabak HAR yang ada di Palembang. Terakhir makan di sana, mungkin sekitar 2 bulan yang lalu, harganya sudah 15 ribu per porsi.

Dari penelusuran di internet, lokasi lainnya tempat jualan martabak HAR adalah di daerah Hayam Wuruk dan Radio Dalam, tetapi saya belum berkesempatan mencarinya. Terakhir, saya pernah menemukan martabak ini di daerah Karawaci Tangerang, tepatnya di depan RS Qodar. Tapi sayang, karena masih banyak orang yang belum kenal dengan makanan ini, alhasil si penjual jadi pindah lokasi.:(

Lalu apa sih martabak HAR itu? Kenapa namanya HAR? Nama HAR sendiri bukan berarti nama daerah seperti misalnya martabak Kubang atau martabak Mesir. HAR adalah kependekan dari Haji Abdul Rozak, pendiri dan pempopuler pertama makanan ini sejak 60 tahun yang lalu, di Palembang.

Martabak ini sejatinya mirip dengan martabak telor pada umumnya, dimana bahan dasar martabak adalah dari adonan tepung yang digepengkan. Bedanya, pada martabak har, telor bebek tidak dikocok apalagi dicampurkan dengan potongan daging atau sayuran. Telornya langsung diceplok (biasanya dua, sekali lagi dua!) di atas adonan gepeng yang dipanaskan. Kemudian, martabak akan disajikan bersama kuah kari kental hangat berisi daging dan sepiring kecil cacahan cabai rawit yang telah ditambah cuka. Rasanya? Mantap dan maknyuss. Kata orang Palembang: lemak nian… (yang artinya enak sekali, lemak=enak, nian=sekali).

Di dunia maya, ternyata bahkan ada para penggemar martabak HAR di facebook. Terakhir saya melihat, jumlah fansnya adalah 4.722 orang. Luar biasa. Alamatnya bisa diklik di sini.

Berikut beberapa penjual martabak HAR yang saya tahu berlokasi di Jakarta dan Bekasi (yang saya pernah coba baru nomor 1):

  1. Pempek 161 Kelapa Gading Jakarta Utara (jam buka 09.00 – 21.00)
  2. RM Martabak HAR, Jl Hayam Wuruk no 19 Jakarta Barat  (di seberang Plaza Gajah Mada, dekat perempatan, sebelum Dunkin Donat jika arah menuju Harmoni, buka jam 12.00-22.00)
  3. Makanan Khas Palembang, Jl Inspeksi Kalimalang, Bekasi (di dekat perempatan perumahan Galaxi. Ada di sebelah kiri jalan sebelum lampu merah, dari arah Cawang).

Ok, wong kito galo, selamat berburu..

number of view: 22118

Related Posts

  1. Download Resep Empek-empek
  2. Resep Mie Celor Palembang
  3. Resep Burgo Palembang

Tags: , , , , , , ,

3 Comments

ruli turangga

24. May, 2010

Nice info gan (kata komunitas kaskus). Ada satu lagi lokasi di Jalan Biak dekat ITC Roxy Mas rasanya malah lebih enak daripada martabak har asli yang berpusat di depan mesjid agung palembang. Karena martabak hari yang didepan mesjid agung. lokasi nya kira kira disini : http://maps.google.com/maps?q=jalan+biak+jakarta&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&hq=&hnear=Jalan+Biak,+Jakarta&gl=id&ei=Ky36S6WcNY27rAfpieHJCg&sa=X&oi=geocode_result&ct=title&resnum=1&ved=0CBYQ8gEwAA

dr. M. Adi Firmansyah

07. Jun, 2010

trims infonya… sudah saya coba… tapi harganya lebih mahal ya… 20ribu satu porsi. dan menurut saya, masih lebih enak yang di kelapa gading. namun, bahan dasar yang digunakan di jalan biak, lebih lembut… :)

Indah

19. Apr, 2013

hey dimano alamat martabak HAR di radio dalam?

Leave a reply

Spam protection by WP Captcha-Free