Sensus Pajak Nasional

Ditulis tanggal 16. Nov, 2011 oleh dalam 4. Lain-lain, Tax

Number of View: 3366

Mulai tahun 2011 ini Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengadakan kegiatan Sensus Pajak Nasional (SPN). Walaupun kegiatan ini sudah berjalan pada akhir September lalu, namun tidak ada salahnya penulis coba tuliskan kembali hal-hal mengenai SPN agar kita sebagai masyarakat dapat memahami dan kemudian ikut menyukseskan kegiatan ini.

Apa itu SPN?

Kegiatan pengumpulan data mengenai kewajiban perpajakan dalam rangka memperluas basis pajak dengan mendatangi Subjek Pajak (Orang Pribadi atau Badan) di seluruh wilayah Indonesia yang dilakukan oleh DJP.

Apa dasar hukum SPN?

  1. UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 16 Tahun 2009.
  2. UU Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 12 Tahun 1994;
  3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 149/PMK.03/ 2011 tanggal 12 September 2011 tentang Sensus Pajak Nasional.

Apa tujuan SPN?

Menjaring seluruh potensi perpajakan dalam rangka memenuhi Tri Dharma Perpajakan, yaitu:

  1. Seluruh Wajib Pajak (WP) terdaftar
  2. Seluruh Objek Pajak dipajaki
  3. Pelaksanaan kewajiban perpajakan tepat waktu dan tepat jumlah sesuai peraturan perundangan yang berlaku

Apa manfaat SPN?

  1. Menyiapkan data yang akurat atas potensi pajak dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak
  2. Meningkatkan pelayanan yang berkeadilan bagi masyarakat (WP) dalam pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan
  3. Meningkatkan peran serta masyarakat (WP) dalam mendukung kelangsungan pembangunan sehingga bangga menjadi warga negara

Siapa sasaran SPN?

Orang Pribadi dan Badan yang berada di lokasi sentra bisnis, high rise building, dan kawasan pemukiman.

Bagaimana tahapan pelaksanaan SPN?

  1. Tim SPN berdasarkan Surat Pemberitahuan Pelaksanaan SPN melakukan koordinasi lapangan dengan Pihak Ketiga antara lain Pemerintah Daerah, Ketua RW/ RT, pengelola / manajemen gedung perkantoran, perumahan/apartemen, perhimpunan, dan tokoh masyarakat.
  2. Tim SPN dapat didampingi oleh petugasa yang berasal dari lingkungan lokasi Sensus dalam melakukan wawancara kepada responden/pelaku usaha untuk pengisian Formulir ISian Sensus (FIS).
  3. Sebelum wawancara,  tim SPN wajib menunjukkan Surat Tugas dan Identitas Petugas Sensus dan kemudian memberikan penjelasan kepada responden mengenai maksud dan tujuan SPN.
  4. Meminta responden untuk mengisi dan/atau menandatangani FIS
  5. Petugas Sensus Pajak melakukan wawancara dengan responden untuk mengisi FIS dan selanjutnya meminta responden untuk menandatangani FIS.
  6. Menempelkan stiker pada objek SPN.

Bagaimana cara mengenali bahwa petugas yang mendata adalah benar-benar petugas SPN yang sebenarnya?

  1. Dapat menunjukkan Surat Tugas
  2. Mengenakan tanda pengenal SPN
  3. Mengenakan atribut SPN

Jika terdapat keraguan, silakan menghubungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama tempat Anda terdaftar.

Apa yang akan ditanyakan oleh Petugas SPN?

Untuk responden subjek pajak Orang Pribadi, antara lain:

  1. Identitas Subjek Pajak
  2. Status tempat tinggal/usaha
  3. Tanggungan
  4. Penghasilan
  5. Jumlah karyawan

Untuk responden subjek pajak Badan, antara lain:

  1. Identitas Badan
  2. Penanggungjawab
  3. Kepemilikan badan
  4. Jenis usaha
  5. Jumlah karyawan
  6. Peralatan
  7. Pembukuan
  8. Status badan
  9. Identitas objek pajak

Dokumen apa saja yang perlu disiapkan responden untuk memperlancar pendataan dalam SPN?

Untuk subyek sensus Badan:

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  2. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP), jika subyek sensus Badan adalah PKP
  3. Akta Pendirian
  4. Nomor Pelanggan PLN
  5. KTP/Paspor/KITAS Penanggung Jawab/Pengurus.
  6. SPPT PBBB

Untuk subyek sensus Orang Pribadi:

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  2. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP), jika subyek sensus Orang Pribadi adalah PKP
  3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Paspor/KITAS
  4. Nomor Pelanggan PLN
  5. SPPT PBB

Apa yang harus dilakukan oleh responden SPN?

Setiap Orang Pribadi atau Badan yang disensus wajib memberikan keterangan yang sebenarnya kepada Petugas SPN.

Kapan pelaksanaan SPN?

SPN dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dimulai pada akhir bulan September sampai dengan November 2011 dan berlanjut pada tahun berikutnya.

SPN dan semua pelayanan perpajakan tidak dipungut biaya

Sumber :

Tags: ,

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.